CILACAP | SATELIT NUSANTARA
Badan Pusat Statistik Cilacap akan merekrut sekitar 2.070 petugas guna mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang berlangsung secara nasional mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
Ribuan petugas tersebut nantinya terdiri dari Petugas Pencacah Lapangan (PCL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan.
Kepala BPS Cilacap, Suswandi, menyebut para petugas yang direkrut merupakan mitra baru yang sebelumnya belum pernah bekerja sama dengan BPS.
“Mereka kita rekrut tidak hanya bertugas untuk sensus ekonomi, tapi kita libatkan juga dalam berbagai survei rutin BPS lainnya seperti Susenas dan Sakernas,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Menurut Suswandi, selama Mei 2026 kegiatan difokuskan pada pendataan perusahaan besar secara mandiri.
“Jadi pendataan melalui link yang dikirim ke email perusahaan, dengan pendampingan dari pegawai internal BPS,” katanya.
Sementara itu, proses pendataan lapangan secara langsung dijadwalkan berlangsung mulai pertengahan Juni hingga Agustus dengan metode door to door yang menyasar rumah tangga serta pelaku usaha kecil dan menengah.
Dalam pelaksanaannya, petugas akan memanfaatkan aplikasi CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing) atau aplikasi Fasih melalui telepon genggam untuk mempermudah pengumpulan data secara digital.
BPS memastikan seluruh proses pendataan dilakukan tanpa biaya. Selain itu, masyarakat diminta memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya karena kerahasiaan data telah dilindungi undang-undang.
“Kami minta masyarakat memberikan data apa adanya, dan kerahasiaan data dijamin oleh undang-undang,” tutup Suswandi.
Reporter : Inas M
www.satelitnusantara.news