Notification

×

Iklan

PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN SEKOLAH DIDUGA ABAIKAN KESELAMATAN KERJA

Sabtu, 13 Juni 2026 | Juni 13, 2026 WIB Last Updated 2026-06-14T02:35:23Z


SUKABUMI | SATELIT NUSANTARA

Pelaksanaan proyek pembangunan di salah satu sekolah SDN 1 Parungkuda Desa Parungkuda Kecamatan Parungkuda menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah pekerja terlihat melakukan aktivitas pembangunan tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagaimana yang diwajibkan dalam standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). 

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi Parungkuda (14/06/2026),  beberapa pekerja tampak bekerja tanpa mengenakan helm proyek, sepatu keselamatan, sarung tangan, maupun rompi kerja. Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan para pekerja, terutama saat melakukan pekerjaan konstruksi di area bangunan.

Masyarakat berharap pihak pelaksana proyek dan pengawas kegiatan dapat lebih memperhatikan aspek keselamatan kerja. Penggunaan APD merupakan kewajiban yang harus dipenuhi untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja serta melindungi tenaga kerja selama proses pembangunan berlangsung.
proyek tersebut diduga bahan matrial bangunan / kayu bekas di pakai kembali.

Selain itu, pihak terkait diharapkan melakukan pengawasan secara berkala agar seluruh ketentuan K3 dapat diterapkan dengan baik. Keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek pembangunan, termasuk pembangunan sarana pendidikan.

Saat di konfirmasi lewat sambungan telpon pihak kontraktor CV BiNTANG MAS.selaku pelaksana proyek tidak ada respon.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait temuan tersebut. Masyarakat berharap adanya langkah perbaikan agar pekerjaan dapat berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Tim SN Sukabumi

www.satelitnusantara.news
×
Berita Terbaru Update