Namun, kondisi jalan penghubung Pamoyanan–Cipinang Gading–Bogor Nirwana Residence mengalami penyempitan (bottleneck), sehingga kerap terjadi kemacetan karena kendaraan harus bergantian melintas.
“Jadi ini menjawab kebutuhan masyarakat yang terhambatnya aksesnya, karena proses pembangunan trase baru Batutulis. Dengan adanya pelebaran jalan di jalur alternatif ini bisa memperlancar mobilitas masyarakat,” ujar Dedie Rachim.
Ia menambahkan, pelebaran akses jalan tersebut akan dilakukan melalui berbagai penanganan, mulai dari penguatan struktur pondasi hingga pembangunan badan jalan. Dedie Rachim berharap, dengan pelebaran akses jalan tersebut, aktivitas masyarakat dapat semakin lancar secara bertahap.
Selanjutnya tinggal satu dua bidang lagi di depan. Jika ada kebaikan hati warga mau memberikan satu dua meter untuk pelebaran akses jalan, tentu ini secara keseluruhan akan memperlancar jalur ini," ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih mengatakan, setelah proses tersebut, selanjutnya akan dilakukan pembongkaran tembok pada bidang tanah yang telah dihibahkan untuk pelebaran jalan.
Selanjutnya akan dilakukan penanganan teknis berupa pembuatan pondasi melalui proses tertentu hingga penyesuaian elevasi jalan.
Setelah ini nantinya akses jalan bisa melewati dua jalur kendaraan, sehingga tidak bergantian. Namun memang masih ada sedikit lagi beberapa bidang yang perlu dilebarkan, sehingga akses jalan ini secara permanen akan lebih luas,” ujarnya.(Red).
www.satelitnusantara.news