Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori mengatakan, imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang paling efektif dan efisien dari sisi biaya (cost effective).
Tentunya untuk mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) yang berisiko menyebabkan kesakitan, kecacatan, hingga kematian.
"Cakupan imunisasi harus merata di seluruh wilayah agar terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity, sehingga mampu mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” ungkapnya saat membuka webinar, Kamis (23/07/26).
Devi menjelaskan, untuk mendukung tercapainya target tersebut, Pemkot Depok akan kembali melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada Agustus dan Oktober 2026.
Pada pelaksanaan nanti, akan diberikan imunisasi Measles Rubella (MR) kepada siswa kelas 1 SD/MI.
Selain itu juga imunisasi Human Papillomavirus (HPV) yang menyasar siswi kelas 5 SD/MI.
Kemudian juga akan diberikan imunisasi HPV kepada siswi kelas 6 yang belum mendapatkan imunisasi tersebut saat duduk di kelas 5, termasuk juga akan diberikan kepada siswi kelas 9 SMP/MTs.
Imunisasi rutin dan berkelanjutan sangat penting untuk memastikan seluruh anak mendapatkan perlindungan optimal sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Terakhir, Devi berharap, seluruh elemen masyarakat khususnya tenaga pendidik, tenaga kesehatan, orang tua, serta berbagai pemangku kepentingan dapat berkolaborasi menyukseskan pelaksanaan imunisasi rutin maupun BIAS.
“Semoga langkah yang kita untuk menyukseskan pelaksanaan imunisasi ini menjadi ikhtiar terbaik dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas," pungkasnya.(Red).
www.nsatelitnusantara.news