Notification

×

Iklan

Sekda Lepas 720 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Sukabumi Dorong Solusi Nyata bagi Desa

Selasa, 07 Juli 2026 | Juli 07, 2026 WIB Last Updated 2026-07-07T23:56:58Z
Sukabumi | Satelit Nusantara

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, melepas 720 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Tahun Akademik 2025/2026 di Kampus UMMI, Senin (6/7/2026).

Dalam sambutannya, Ade mengapresiasi konsistensi Universitas Muhammadiyah Sukabumi dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, Kuliah Kerja Nyata merupakan momentum bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan secara langsung melalui pengabdian kepada masyarakat.


Ia berharap kehadiran mahasiswa di lokasi KKN mampu memberikan manfaat nyata, menghadirkan inovasi, serta mendukung pembangunan desa.


"Mahasiswa harus menjadi agen perubahan dengan tetap menghormati nilai-nilai sosial, budaya, dan kearifan lokal. Junjung tinggi etika serta semangat gotong royong dalam setiap pelaksanaan program kerja," ujar Ade.


Jadikan setiap pengalaman selama KKN sebagai bekal untuk membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, dan memperluas wawasan sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara.

Selain itu, mahasiswa juga diminta menjaga nama baik almamater, menunjukkan kedisiplinan, serta memanfaatkan masa pengabdian sebagai sarana mengembangkan kepemimpinan dan kepedulian sosial.


Ade menegaskan bahwa setiap pengalaman selama KKN harus menjadi bekal untuk membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, dan memperluas wawasan sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara.


Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Jujun Ratnasari, menjelaskan bahwa KKN merupakan bagian dari kurikulum wajib bagi mahasiswa semester enam yang bertujuan meningkatkan kemampuan bersosialisasi serta menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.


Tahun ini, KKN diikuti oleh 720 mahasiswa yang terbagi ke dalam lima skema. Skema terbesar adalah One Village One Department (OVOD) dengan 438 peserta yang ditempatkan di enam kecamatan dan 22 desa di Kabupaten Sukabumi. Program tersebut berfokus pada pengelolaan sampah dan percepatan penanganan stunting.


Selain itu, terdapat KKN Sinergi yang berkolaborasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi dengan fokus mitigasi bencana di Kecamatan Warungkiara, KKN Kekhususan, KKN Muhammadiyah Aisyiyah di Kabupaten Malang, serta KKN Skema Internasional di Malaysia


Seluruh peserta juga didorong menghasilkan luaran berupa laporan akhir, siaran pers, dan video pengabdian yang akan dilombakan hingga tingkat provinsi.


Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Al-Islam Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Asep Muhamad Ramdan, mengingatkan bahwa KKN merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar menjalankan kegiatan akademik.


Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk membangun kolaborasi dengan masyarakat serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.


Red (CM)


Sumber : IKP Diskominfosan


www.satelitnusantara.news

×
Berita Terbaru Update