Notification

×

Iklan

Tanpa Gesekan! Ini Rahasia Sukses Penertiban Bangli di Kelurahan Tapos

Kamis, 23 Juli 2026 | Juli 23, 2026 WIB Last Updated 2026-07-23T23:20:49Z
Camat Tapos Jarkasih, mendampingi Kasat Pol PP Kota Depok Dede Hidayat, Pada penertiban bangunan liar dijalan Boulevard

Depok | Satelit Nusantara

Pendekatan persuasif yang dilakukan Kecamatan Tapos membuahkan hasil dalam penertiban bangunan liar (bangli) di Jalan Boulevard Esmeralda Golf, Kelurahan Tapos, Kamis (23/07/26). 


Sebagian besar pedagang kaki lima (PKL) memilih membongkar lapaknya secara mandiri sebelum tim penertiban turun ke lokasi.


Camat Tapos, Jarkasih menjelaskan keberhasilan pembongkaran mandiri tidak lepas dari komunikasi yang dibangun sejak awal, setelah Satpol PP menerbitkan surat peringatan kepada para pemilik lapak.


Menurutnya, sejak Surat Peringatan (SP) pertama diterbitkan, pihak kecamatan langsung berkoordinasi dengan Ketua RT, Ketua RW, serta para pemilik bangunan untuk memberikan pemahaman bahwa penertiban akan tetap dilaksanakan.


Kami sampaikan bahwa akan ada pembongkaran oleh Satpol PP, sehingga kami minta mereka membongkar sendiri sebelum dilakukan tindakan penertiban," ujarnya.


Jarkasih menuturkan, pendekatan humanis tersebut mendapat respons positif. 


Bahkan menjelang hari pelaksanaan penertiban, para pemilik lapak secara sukarela membongkar bangunannya sendiri.


"Alhamdulillah, di hari-hari injury time, bahkan semalam sebelum penertiban, mereka sudah membongkar sendiri lapak-lapaknya. Jadi hari ini tinggal penyelesaian dan penuntasan oleh tim penertiban terhadap lahan yang sebelumnya digunakan," jelasnya.


Ia menambahkan, edukasi kepada para PKL dilakukan secara bersama-sama oleh unsur kecamatan, kelurahan, Satpol PP, hingga perangkat lingkungan agar penertiban berjalan tanpa gesekan.


"Kami bersama Satpol PP kecamatan, Kasi Pemerintahan, kelurahan, Pak RW, Pak RT, bahkan saya sendiri menyampaikan langsung kepada para pemilik lapak agar kooperatif. Karena kalau tetap membandel tentu akan dilakukan pembongkaran paksa oleh aparat. Alhamdulillah mereka memilih membongkar sendiri," ungkap Jarkasih


Usai penertiban kawasan tersebut akan terus diawasi agar tetap steril dari bangunan liar maupun aktivitas PKL yang melanggar aturan.


"Setelah pembongkaran ini kawasan harus steril dari pedagang PKL. Tugas kami di kecamatan bersama kelurahan dan Satpol PP kecamatan adalah terus memonitor dan menjaga agar mereka tidak muncul lagi," tutupnya. (Red).



www.satelitnusantara.news


×
Berita Terbaru Update