Notification

×

Iklan

Hari Jadi Kabupaten Bekasi, 76 Anak dari Keluarga Tidak Mampu Ikuti Sunatan Massal

Jumat, 14 Agustus 2026 | Agustus 14, 2026 WIB Last Updated 2026-08-15T06:04:39Z
Cikarang Pusat | Satelit Nusantara

Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar bakti sosial berupa sunatan massal bagi 76 anak dari keluarga tidak mampu dari berbagai kecamatan yang berlangsung di Poliklinik Pemda Kabupaten Bekasi, Sukamahi Cikarang Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi dan HUT ke-81 Republik Indonesia.



Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.



“Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76, kami dari Dinas Sosial melaksanakan bakti sosial berupa sunatan massal sebanyak 76 anak yang berasal dari seluruh Kabupaten Bekasi. Kami mengutamakan masyarakat yang kurang mampu,” ujarnya.




Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan sejumlah perangkat dan lembaga, di antaranya Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melalui Poliklinik Pemda sebagai penyedia tenaga kesehatan. Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan BaznasBaznas Kabupaten Bekasi.



Tidak hanya mendapatkan layanan sunat, para peserta juga memperoleh sejumlah bantuan, mulai dari uang, pakaian, perlengkapan salat hingga alat tulis.



“Di samping sunatan, kami juga memberikan bantuan berupa uang, pakaian, alat salat dan alat-alat tulis. Ini merupakan hadiah bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya anak-anak kita,” katanya.



Alamsyah menjelaskan, proses penjaringan peserta telah dilakukan sekitar satu bulan sebelum kegiatan. Dinas Sosial terlebih dahulu menyurati kecamatan, kemudian proses penjangkauan dilakukan melalui pekerja sosial masyarakat untuk mendata anak-anak yang membutuhkan dan berminat mengikuti sunatan massal.


Menurutnya, antusiasme masyarakat sebenarnya cukup tinggi. Namun, jumlah peserta ditetapkan sebanyak 76 anak sebagai simbol peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76.


“Antusiasmenya sebenarnya lebih banyak, tetapi karena kami ingin jumlahnya sesuai dengan usia Hari Jadi Kabupaten Bekasi, maka ditetapkan 76 peserta,” jelasnya.



Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi masukan bagi pemerintah daerah agar program serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak hanya pada momentum peringatan hari jadi.



Alamsyah menyambut positif aspirasi masyarakat yang berharap kegiatan sosial seperti sunatan massal dapat kembali digelar di luar agenda hari jadi.



“Itu menjadi masukan buat kami dan Pemda. Mudah-mudahan pada event berikutnya bisa ada kegiatan-kegiatan sosial yang tidak hanya dilaksanakan saat hari ulang tahun. Tentunya ini tidak bisa kita lakukan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi,” tutupnya.(Red).



www.satelitnusantara.news
×
Berita Terbaru Update