Jakarta | Satelit Nusantara
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi buruh melibatkan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI). Massa dijadwalkan berkumpul di sejumlah titik di wilayah Jakarta Pusat untuk menyampaikan aspirasi terkait persoalan ketenagakerjaan.
Pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di kawasan yang menjadi lokasi aksi. Sejumlah ruas jalan, termasuk kawasan Sudirman-Thamrin hingga sekitar Monas, disebut perlu diwaspadai oleh pengguna kendaraan.
Informasi mengenai aksi tersebut juga menjadi perhatian aparat keamanan. Polda Metro Jaya menyiapkan personel untuk melakukan pengamanan sekaligus mengantisipasi dampak aksi terhadap aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.
Dalam pemberitaan hari ini, jumlah massa yang diperkirakan mengikuti aksi disebut dapat mencapai sekitar 50.000 buruh. Namun, jumlah aktual peserta di lapangan masih dapat berubah sesuai perkembangan situasi.
Petugas juga menyiapkan rekayasa lalu lintas apabila konsentrasi massa menyebabkan kepadatan atau penutupan ruas jalan tertentu. Masyarakat yang hendak melintas di sekitar lokasi aksi diminta memperhatikan informasi lalu lintas dan mempertimbangkan jalur alternatif.
Aksi demonstrasi merupakan salah satu bentuk penyampaian pendapat di muka umum. Karena itu, pengamanan diarahkan agar kegiatan dapat berlangsung tertib sekaligus menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan.
Di tengah ramainya informasi mengenai aksi tersebut di media sosial, masyarakat juga diimbau tidak langsung mempercayai video maupun informasi yang belum jelas sumbernya. Informasi mengenai lokasi aksi, kondisi lalu lintas, maupun perubahan pengaturan jalan sebaiknya mengacu pada keterangan resmi dari pihak berwenang.
Hingga Kamis siang, situasi di sejumlah kawasan Jakarta terus dipantau seiring berlangsungnya kegiatan penyampaian aspirasi tersebut. Perkembangan jumlah massa dan kondisi lalu lintas masih dapat berubah sepanjang aksi berlangsung. (Red)
www.satelitnusantara.news