Menurut Jenal Mutaqin, setelah 11 tahun berkiprah, FMP hingga kini masih menjadi kebanggaan, tidak hanya bagi masyarakat Kota Bogor, tetapi juga Indonesia.
Hal senada disampaikan Ketua Festival Merah Putih, Syahril M. Said. Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap FMP masih sangat tinggi. Oleh karena itu, FMP mampu terus konsisten diselenggarakan hingga tahun ini.
Ada beberapa rangkaian kegiatan yang akan digelar dalam FMP Tahun 2026. Di antaranya pembukaan yang akan dilaksanakan pada 31 Juli di Makorem 061/Suryakancana.
Lalu dilanjutkan dengan dekorasi Lawang Salapan dan pemasangan umbul-umbul di jalan protokol Kota Bogor. Ada pula kegiatan bakti sosial berupa wakaf tanaman alpukat untuk rumah ibadah dan tempat sosial, jelasnya.
Selama satu bulan penuh juga akan dilaksanakan penaikkan dan penurunan bendera setiap hari di Tugu Kujang. Selain itu, ada aksi donor darah, Generasi Emas Merah Putih, serta Festival Kopi Legendaris di Lapangan Sempur.
"Kirab Merah Putih juga akan kembali dilaksanakan. Bendera sepanjang 500 meter akan dibentangkan dan diarak dari Tugu Kujang hingga Pusdikzi di Jalan Jenderal Sudirman," ujarnya.
Selain itu, akan digelar juga kejuaraan padel, doa bersama lintas agama, wisata kebangsaan dan perjuangan, Street Fashion Kids di Lawang Salapan, LKBB Merah Putih, hingga ditutup dengan upacara penutupan di Lanud Atang Sendjaja (ATS).
Red (CM)
www.satelitnusantara.news