Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan penuh disiplin, menaati arahan para pelatih dan instruktur, serta menyerap seluruh materi yang diberikan. Sebab, pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
Bupati mengingatkan para peserta untuk menjaga kondisi fisik selama menjalani diklat. Ia meminta agar kesehatan menjadi prioritas sehingga seluruh rangkaian pelatihan dapat diikuti dengan maksimal hingga pelaksanaan tugas pengibaran bendera.
"Saya berdoa semoga seluruh rangkaian yang direncanakan berjalan lancar dan kalian dapat tampil sesuai harapan. Jadikan pengalaman ini sebagai awal untuk terus berprestasi. Kelak, kalian diharapkan mampu membimbing adik-adik di tingkat kecamatan maupun sekolah," pesannya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sukabumi, Jujun Juaeni, menjelaskan bahwa 32 calon Paskibraka tersebut merupakan hasil seleksi berjenjang dari total 408 peserta.
Setelah melalui seleksi administrasi, hanya 139 peserta yang memenuhi persyaratan usia, yakni tepat 16 tahun, sebelum mengikuti tahapan lanjutan berupa Tes Wawasan Kebangsaan, kesamaptaan jasmani, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga parade.
Dari hasil seleksi tersebut, Kabupaten Sukabumi juga mengirimkan dua wakil terbaik untuk menjadi calon Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Barat, yakni Darel Tio Ahdan dari SMAN 1 Cicurug dan Debi Cahya dari SMAN 1 Parungkuda.
Keban berharap, ke depan semakin banyak putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi yang mampu menembus seleksi Paskibraka tingkat provinsi bahkan nasional, sehingga dapat mengharumkan nama daerah sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.(Red).